1. Sandal Sunnah dan Medis: Bagaimana Memilihnya?
Rasulullah ﷺ menggunakan sandal yang menampakkan mata kaki, yang juga memberi ventilasi bagi kaki.
Tips memilih sandal untuk haji:
- Gunakan sandal terbuka yang kuat dan empuk, sesuai dengan syarat ihram.
- Sol tebal dengan bantalan anti-selip sangat disarankan.
- Hindari sandal plastik keras yang bisa menyebabkan iritasi.
- Pastikan tidak sempit agar tidak menyebabkan lecet.
💡 Tips tambahan: Pilih sandal yang ringan dan cepat kering karena kaki bisa sering berkeringat atau basah.
Baca Juga Tips Menjaga Stamina dan Daya Tahan Tubuh Selama Haji: Sehat Fisik, Semangat Ibadah
2. Mandi Kaki dan Salep Alami dari Sunnah
Merendam kaki dengan air hangat di malam hari atau setelah perjalanan jauh bisa mengurangi bengkak.
Bahan alami yang bisa digunakan:
- Air rendaman daun bidara (sunnah dan antiinflamasi).
- Minyak zaitun untuk melembutkan kulit dan mempercepat penyembuhan luka ringan.
- Cuka apel (dalam takaran aman) untuk mencegah infeksi jamur ringan.
Jangan lupa: keringkan kaki dengan baik setelah mandi, terutama di sela-sela jari, untuk mencegah infeksi.
3. Perban, Plester, dan Perawatan Luka Kecil
Jika lecet atau luka sudah muncul, penanganan cepat sangat penting:
"Tidaklah seorang Muslim tertusuk duri, atau sesuatu yang lebih kecil dari itu, melainkan Allah mengangkat derajatnya karenanya." (HR. Bukhari)
Kesimpulan
Menjaga kaki selama haji adalah bentuk penjagaan amanah tubuh dalam beribadah. Dengan pemilihan sandal yang tepat, perawatan alami, dan penanganan luka yang benar, insyaAllah ibadah tetap bisa dijalankan dengan tenang dan tanpa hambatan.
.webp)