Merawat Kaki dari Lecet, Bengkak, dan Infeksi Saat Ibadah Haji

Jamaah haji sedang merendam kaki dalam baskom untuk mencegah lecet dan bengkak,

SHI - Rangkaian ibadah haji menuntut jamaah untuk berjalan jauh dan sering, baik saat thawaf, sa’i, maupun menuju tempat melempar jumrah. Tak heran, banyak jamaah yang mengalami lecet, bengkak, bahkan infeksi pada kaki. Oleh karena itu, perawatan kaki bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga bagian penting dari keberlangsungan ibadah haji.

1. Sandal Sunnah dan Medis: Bagaimana Memilihnya?

Rasulullah ﷺ menggunakan sandal yang menampakkan mata kaki, yang juga memberi ventilasi bagi kaki.

Tips memilih sandal untuk haji:

  • Gunakan sandal terbuka yang kuat dan empuk, sesuai dengan syarat ihram.
  • Sol tebal dengan bantalan anti-selip sangat disarankan.
  • Hindari sandal plastik keras yang bisa menyebabkan iritasi.
  • Pastikan tidak sempit agar tidak menyebabkan lecet.

💡 Tips tambahan: Pilih sandal yang ringan dan cepat kering karena kaki bisa sering berkeringat atau basah.

Baca Juga Tips Menjaga Stamina dan Daya Tahan Tubuh Selama Haji: Sehat Fisik, Semangat Ibadah

2. Mandi Kaki dan Salep Alami dari Sunnah

Merendam kaki dengan air hangat di malam hari atau setelah perjalanan jauh bisa mengurangi bengkak.

Bahan alami yang bisa digunakan:

  • Air rendaman daun bidara (sunnah dan antiinflamasi).
  • Minyak zaitun untuk melembutkan kulit dan mempercepat penyembuhan luka ringan.
  • Cuka apel (dalam takaran aman) untuk mencegah infeksi jamur ringan.

Jangan lupa: keringkan kaki dengan baik setelah mandi, terutama di sela-sela jari, untuk mencegah infeksi.

3. Perban, Plester, dan Perawatan Luka Kecil

Jika lecet atau luka sudah muncul, penanganan cepat sangat penting:

Cuci luka dengan air bersih dan sabun antiseptik.
✅ Oleskan salep antibakteri ringan.
✅ Tutup dengan plester atau kasa steril.
✅ Ganti perban secara berkala, terutama setelah thawaf atau berjalan jauh.
✅ Jika ada tanda infeksi (nanah, bau, demam), segera hubungi tim medis.

"Tidaklah seorang Muslim tertusuk duri, atau sesuatu yang lebih kecil dari itu, melainkan Allah mengangkat derajatnya karenanya." (HR. Bukhari)

Kesimpulan

Menjaga kaki selama haji adalah bentuk penjagaan amanah tubuh dalam beribadah. Dengan pemilihan sandal yang tepat, perawatan alami, dan penanganan luka yang benar, insyaAllah ibadah tetap bisa dijalankan dengan tenang dan tanpa hambatan.

Sehat Holistik Islami

"Sesungguhnya dalam tubuh manusia ada segumpal daging. Apabila ia baik maka akan baik pula seluruh tubuhnya. Dan apabila ia buruk maka buruk pula seluruh tubuh. Ketahuilah dia itu adalah hati" (Muttafaqun 'Alaih)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال