SHI - Haji adalah ibadah fisik yang memerlukan kesiapan jasmani dan rohani. Salah satu langkah penting dalam persiapan haji adalah memastikan kondisi kesehatan Anda optimal. Pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat bukan hanya formalitas administratif, tetapi bagian dari menjaga amanah tubuh dalam menjalankan ibadah.
Berikut checklist kesehatan yang perlu diperhatikan calon jamaah haji agar perjalanan ibadah tetap lancar, aman, dan sesuai syariat.
1. Medical Check-Up: Wajib & Sunnah Sebelum Haji
Sebelum berangkat, semua calon jamaah diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Hal ini tidak hanya untuk memastikan kelayakan fisik tapi juga sebagai bentuk ihtiyar dalam menjaga diri.
Pemeriksaan Wajib:
- Tes Tekanan Darah, Gula Darah, Kolesterol
- Fungsi jantung dan paru-paru
- Pemeriksaan COVID-19 (jika diperlukan)
- Tes urin dan fungsi ginjal
- Kondisi penyakit kronis (jika ada)
Pemeriksaan Sunnah (disarankan):
- Tes kebugaran (misalnya uji jalan 6 menit)
- Konsultasi gizi dan pola makan selama haji
- Pemeriksaan kesehatan mental
2. Vaksinasi Wajib & Tambahan
Sebagai syarat dari otoritas kesehatan Arab Saudi, vaksinasi menjadi bagian penting dalam menjaga jamaah dari wabah penyakit menular selama musim haji.
Vaksinasi Wajib:
- Vaksin Meningitis (ACYW135) – minimal 10 hari sebelum keberangkatan, berlaku 3–5 tahun.
Vaksinasi Tambahan (disarankan):
- Vaksin Influenza (Flu)
- Vaksin COVID-19 terbaru (booster jika diperlukan)
- Vaksin Pneumokokus (terutama lansia atau penderita penyakit kronis)
Konsultasikan dengan dokter atau klinik haji terdekat untuk waktu dan jenis vaksinasi yang sesuai.
3. Obat-Obatan Pribadi dan Resep yang Harus Dibawa
Persiapkan obat pribadi secukupnya untuk durasi perjalanan (rata-rata 40 hari) dan bawa salinan resep dokter.
Checklist Obat Pribadi:
- Obat rutin (hipertensi, diabetes, asma, dll)
- Obat cadangan (sesuai durasi + 20% ekstra)
- Salep atau krim untuk kulit
- Obat anti-diare, demam, batuk/pilek
- Plester, kapas, perban kecil
- Vitamin & suplemen yang direkomendasikan dokter
Tips: Simpan obat dalam wadah tahan panas, beri label nama, dosis, dan waktu konsumsi. Simpan salinan resep dalam bentuk cetak dan digital.
Kesimpulan
Dengan menyiapkan kesehatan secara menyeluruh, Anda telah menjalankan bagian dari sunnah ihtiyath (kehati-hatian) dan menjaga amanah tubuh yang Allah titipkan. Ingatlah bahwa haji bukan hanya perjalanan ibadah, tapi juga perjalanan fisik yang berat. Maka, sehat sebelum berangkat adalah kunci sukses ibadah Anda.
